Warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong sedang membuat lubang resapan biopori, belum lama ini. (Foto: Istimewa).

berita.depok.go.id - Upaya merealisasikan program 100.000 Lubang Resapan Biopori (LRB) yang dicanangkan Pemerintah (Pemkot) Depok, turut dilakukan warga di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. Saat ini jumlah LRB yang telah dibuat mencapai 689 titik.

Lurah Kalibaru, Zaenur Ahmad mengatakan, selama dua bulan terakhir, pihaknya bersama warga terus menggenjot pembuatan LRB di 11 RW. Terutama, wilayah yang berpotensi banjir, seperti di Perumahan PGRI dan Kemang Swatama.

"Alhamdulillah, kami dapat membuat 689 titik. Ke depan akan terus berjalan tidak berhenti sampai di sini saja," katanya kepada berita.depok.go.id, Jumat (11/06/21).

Tercapainya ratusan LRB ini, lanjutnya, karena tingginya peran aktif masyarakat. Selain itu, ditunjang juga dengan peralatan pembuatan lubang biopori yang diberikan oleh  Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok pada 2019 lalu.

Dia menambahkan, meski tenggat waktu lomba pembuatan LRB telah selesai, namun pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan pembuatannya. Sebab, sarana tersebut memiliki banyak manfaat untuk lingkungan.

"Karena manfaat LRB itu banyak sekali. Untuk menyerap air yang tergenang lebih cepat dan sebagai tempat cadangan air tanah juga bisa," tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD 03)

YOUR REACTION?