Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny (kanan) saat melakukan pemantauan di salah satu mal. (Foto: Istimewa)

berita.depok.go.id-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok mengerahkan personelnya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di mal. Sedikitnya 30 personel Satpol PP akan bertugas di 13 mal di Kota Depok.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, puluhan personel Satpol PP yang bertugas akan melakukan pengawasan kepada pengelola pusat perbelanjaan dan pengunjung. Mereka akan memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan oleh pengelola mal dan pengunjung.

"Kami akan terus mengawasi dan mengingatkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak fisik," kata Lienda kepada berita.depok.go.id, Selasa (16/06/20).

Dikatakannya, apabila pengelola pusat perbelanjaan maupun pengunjung kedapatan melakukan pelanggaran, maka bakal diberikan sanksi. Tentu sesuai dengan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020. Yaitu tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 di Kota Depok.

"Pelanggar akan diberikan sanksi tertulis. Bila masih terus melanggar akan dikenakan sanksi administrasi maupun denda, seperti untuk pengelola mal mulai dari Rp 5 juta hingga 25 juta," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Depok, Muhammad Fahmi menambahkan, Satgas Satpol PP sudah dikerahkan mulai hari ini. Seluruh personel akan bertugas mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB setiap hari.

"Berdasarkan Peraturan Wali Kota, jam buka mal selama PSBB Proporsional mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. Kemudian pengunjung juga dibatasi 50 persen dari kapasitas," tandasnya. (JD02/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?