berita.depok.go.id-Kabar baik kembali dirasakan di Kota Depok, dua pasien terkonfirmasi positif melalui uji swab kini dinyatakan sembuh. Dengan demikian, dari pasien sembuh Coronavirus (Covid-19) di Depok per 21 Mei 2020 mencapai 113 orang.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penambahan pasien sembuh merupakan hasil kasus konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh setelah menjalani uji swab lanjutan. Hasilnya negatif dua kali berturut-turut. 

“Ada penambahan juga di kasus konfirmasi positif sebanyak tiga orang. Penambahan tersebut berasal dari program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan uji swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI)  sebanyak 3 orang,” kata Mohammad Idris kepada  berita.depok.go.id, Kamis  (21/05/20)

Lebih lanjut, ucapnya, pemerintah terus melakukan sejumlah upaya promotif dan preventif untuk mencegah penyebaran Covid-19. Untuk itu, pihaknya terus mengimbau agar masyarakat menaati protokol kesehatan dalam masa  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kami tahu menjelang Idulfitri, di beberapa pusat perbelanjaan modern dan tradisional terdapat kerumunan massa. Semangat menghadapi hari lebaran dapat dimaklumi. Namun jangan sampai lupa bahwa kita tengah dalam masa PSBB. Kita tengah menghadapi pandemi,” tegas Mohammad Idris.

Menurutnya, masyatakat harus terus meningkatkan empati dengan menjaga keluarga dan orang sekitar dari potensi penularan Covid-19. Tetap di rumah, tetapi bila terpaksa beraktivitas di luar rumah jaga jarak aman interaksi dan gunakan masker.

Selain itu, Mohammad Idris juga menyampaikan perkembangan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok hingga hari ini sebanyak 1.519 orang. Lalu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 656 orang. 

Kemudian, sambungnya, untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 68 orang. Meski begitu, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif. Sebab, harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

"Untuk kasus konfirmasi sebanyak 443 orang, sembuh 113 orang, dan meninggal 23 orang. Sementara masih ada 856 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Depok," tandasnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?