Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Perangkat Daerah (PD) terkait. Turut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Depok, Ahmad Kafrawi, di Lantai 5 Gedung Balaikota Depok, Senin (20/01/20). (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id – Setelah merampungkan pembangunannya di tahun 2017, tahun ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok rencananya akan mengoperasikan Pasar Musi. Namun demikian, masih perlu dilakukan beberapa persiapan. Termasuk pendataan pedagang.

"Dalam waktu dekat, mudah-mudahan sebelum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok Pasar Musi sudah bisa beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat," kata Kepala Disdagin Kota Depok, Zamrowi kepada berita.depok.go.id, usai Rakor di lantai 5 Gedung Balaikota Depok, Senin (20/01/20).

Dia menjelaskan, di tahun 2019 pihaknya telah mendata jumlah pedagang yang akan menempati Pasar Musi sebanyak 147 pedagang. Namun,  bulan ini direncanakan untuk pendataan kembali, guna memastikan seluruh pedagang yang masih berada di luar pasar dapat berjualan di dalam.

"Kami menyediakan sebanyak 197 unit los dan 18 unit kios di Pasar Musi. Apabila ada penambahan jumlah pedagang masih dapat terkordinir," jelas Zamrowi.

Dirinya menambahkan, pasar yang berlokasi di Jalan Musi Raya, RT 05, RW 02, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya ini memiliki luas bangunan 1.624 meter persegi. Sementara fasilitas yang disediakan berupa Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), Musala, ruang ATM, ruang menyusui, toilet, dan gudang penyimpanan.

"Pedagang di Pasar Musi yang kami prioritaskan adalah pedagang eksisting yang merupakan warga Depok. Kami berharap warga dan pedagang dapat menjaga dan memanfaatkan pasar ini dengan sebaik-baiknya," pungkas Zamrowi. (JD 05/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?