Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Sri Utomo saat membacakan sambutan Wali Kota Depok, Mohammad Idris pada acara membangun generasi tangguh dengan pendidikan akil baligh, di DeCOR, Balai Kota, Rabu (18/08/21). (Foto: Diskominfo).

berita.depok.go.id- Wali Kota Depok, Mohammad Idris berharap seluruh orang tua yang memiliki anak remaja untuk dapat memberikan peran seutuhnya melalui tiga kekuatan besar.  Yaitu cinta, ketulusan dan keteladanan. 

"Kasih sayang membetuk generasi yang tangguh sesuai dengan harapan kita semua," ujar  Mohammad Idris melalui sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Sri Utomo pada acara Membangun Generasi Tangguh dengan Pendidikan Akil Baligh, di DeCOR, Balai Kota, kemarin, Rabu (18/08/21). 

Dirinya mengatakan, generasi muda adalah generasi penerus yang akan memegang tonggak estafet untuk melanjutkan pembangunan. Agar bisa mengemban tugas itu, orang tua harus mampu menjadikan anak-anaknya sebagai generasi yang tangguh yaitu dengan menciptakan suatu generasi yang berpikir namun tidak lupa untuk berzikir. 

"Sehingga dapat membangun suatu peradaban. Karena mereka bukan hanya cerdas dalam bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga beriman bertaqwa kepada Allah SWT," jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, saat ini telah muncul satu generasi yang balig atau kedewasaan fisiknya tumbuh semakin cepat. Sementara akil atau kedewasaan mentalnya justru makin melambat. 

Dikatakannya, hal tersebut merupakan dampak dari revolusi industri pada abad ke-18. Yaitu masa dimana menuntut manusia  berlomba-lomba berkerja untuk mendapatkan materi, sehingga menyebabkan ketiadaan waktu guna mendidik anak dan perannya diberikan kepada sekolah. 

"Padahal sekolah hanya sebagai pengisi waktu, namun sekarang sekolah seperti usaha laundry, anak diantarkan pagi dan dijemput sore. Hal itu bukanlah menjadi domain sekolah mengajarkan karakter pada anak, tapi itulah domain orang tua di rumah," tandasnya. (JD12/ED 01/EUD02) 

YOUR REACTION?