Penegakan Gerakan Depok Bermasker oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok. (Foto : Istimewa)

 berita.depok.go.id-Kecamatan Tapos bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok dan Polsek Cimanggis menggelar Operasi Gerakan Depok Bermasker di wilayah Kelurahan Sukatani. Kegiatan patroli tersebut dilakukan guna memastikan warga Sukatani sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

"Operasi di wilayah Sukatani sore ini, untuk memastikan warga menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker dan tidak berkerumun di area publik," tutur Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, Ketentaraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tapos, Jaji Pajri kepada  berita.depok.go.id, saat operasi penegakan Gerakan Depok Bermasker di Simpang Karet Jalan Gas Alam, belum lama ini.

Dalam operasi tersebut, ujar Jaji, pihaknya berpatroli ke sekitar Lapangan Swis yang sudah ditutup akhir pekan lalu. Di lokasi tersebut, pihak mengedukasi warga untuk selalu menerpkan protokol kesehatan dan menbagikan masker.

"Di Lapangan Swis sudah tidak ada aktivitas warga. Maka kami lanjutkan patroli ke pertigaan tidak jauh dari lapangan tersebut untuk mengedukasi warga dan pelaku usaha untuk menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.

Setelah itu, sambung Jaji, pihaknya bergeser ke Simpang Karet Jalan Gas Alam untuk melakukan penegakan Gerakan Depok Bermasker. Ditemukan 14 pelanggar yang diberikan sanksi sosial.

"Kami akan lanjutkan patroli ke sekitar Jalan Raya Bogor untuk mengedukasi warga dan pelaku usah tentang Pembatasan Aktivitas Warga (PAW) dan Pembatasan Aktivitas Usaha (PAU)," katanya.

Dirinya berharap, dengan upaya yang dilakukan penyebaran Covid-19 dapat dicegah. Kemudian,  warga semakin sadar menerapkan protokol kesehatan.

"Semoga warga semakin sadar penting menerapkan protikol kesehatan dari diri sendiri bukan karena ada petugas. Sebab, protokol kesehatan dapat melindungi diri sendiri, keluarga dan orang di sekitarnya," pungkasnya. (JD 09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?