Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cinere, Selasa, (04/02/20). (Foto : Diskominfo).

berita.depok.go.id-Wali Kota Depok, Mohammad Idris ingin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus menghasilkan perencanaan pembangunan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya di Kecamatan Cinere, yang sebelumnya terkena bencana banjir.

"Di awal tahun ini, terdapat 12 titik banjir dan dua titik longsor di Kecamatan Cinere," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cinere, Selasa, (04/02/20).

Dikatakanya, pihaknya akan memprioritaskan penyelesaian persoalan banjir dibanding kemacetan. Dengan demikian, imbuhnya, pada pembangunan tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) akan menganggarkan lebih besar untuk penyelesaian masalah tersebut. 

"Persoalan banjir dan longsor mempunyai dampak korban yang lebih besar," tuturnya.

Di tempat yang sama, Camat Cinere, Mangnguluang Mansur, mengatakan untuk menyelesaikan persoalan banjir, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkot Depok. Guna menyusun dan menentukan langkah-langkah yang tepat agar permasalahan tersebut dapat terselesaikan.

"Kami akan mendata terlebih dahulu bangunan berada di tepian sungai dan tebing. Nantinya jika ditemukan pelanggaran akan kami tertibkan," pungkasnya. (JD 09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?