Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial, Dinsos Depok, Sutadi (kedua kanan) memantau pemberian logistik kepada warga yang terkena bencana. (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Depok terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam melakukan penyelamatan dan pemberian bantuan jika terjadi musibah bencana. Termasuk dalam menghadapi potensi bencana akibat meningkatnya curah ekstrem di musim penghujan beberapa hari ini. 

Ketua Tagana Kota Depok Ahmad Supandi mengatakan, pihaknya terus berlatih untuk mengantisipasi bencana. Latihan tersebut dilakukan agar keterampilan personel Tagana Depok semakin bertambah.

“Sebagai salah satu sarana dan prasarana dari Dinas Sosial (Dinsos), Tagana akan terus bersiap. Mulai dari membantu melakukan penyelamatan hingga menyediakan dapur umum jika terjadi bencana. Kami terus melatih skill serta mengevaluasi diri agar dapat membantu masyarakat,” katanya kepada berita.depok.go.id, Selasa (15/03/22).

Ahmad menuturkan, walaupun sudah terbentuk bidang penanggulangan bencana di Kota Depok, namun Tagana akan tetap menjadi pelengkap. Untuk itu, Tagana Depok selalu siap jika bencana yang terjadi berskala besar.

"Iya, karena semua elemen harus bergerak. Maka kami semakin kompak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial, Dinsos Depok, Sutadi  menuturkan, Tagana Kota Depok selalu siap 24 jam dalam menangani setiap bencana yang ada di Kota Depok. Para personel Tagana tersebar di setiap kecamatan untuk membantu pemerintah dalam penyelamatan dan pemberian bantuan ke masyarakat saat bencana.

"Sedikitnya ada 30 personel Tagana Kota Depok. Kami selalu memantau jika ada kejadian bencana dan berkoordinasi, baik dalam tindakan mitigasi maupun penyelamatan,” tuturnya. 

Dikatakannya, sebanyak tiga hingga lima personel Tagana bersiaga di setiap kecamatan. Sisanya bersiaga di Mako Tagana Kota Depok.

“Tagana juga terus melakukan koordinasi dengan RT-RW setempat. Selain itu juga terus berkomunikasi dengan petugas Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 jika ada masyarakat yang melaporkan kejadian,” terangnya.

Dirinya berpesan  kepada masyarakat Depok untuk tidak panik dan tetap tenang jika mengalami bencana. Karena, Tagana akan dengan sigap membantu dan memberikan bantuan. 

“Kalau terjadi bencana segera lapor kepada RT-RW setempat agar kami juga segera ke lokasi untuk membantu,” tandasnya (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?