Siswa SLBN Kota Depok melakukan kegiatan membatik pada sebuah kain berukuran 2 meter, saat mata pelajaran keterampilan di SLBN Kota Depok, Kamis (23/01/20). (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id- Kegiatan membatik yang mulai dirutinkan sejak Oktober 2019, saat ini menjadi Mata Pelajaran (Mapel) Keterampilan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok. Nantinya, hasil kain yang telah dibatik, akan menjadi seragam untuk siswa di sekolah tersebut.

“Membatik sudah menjadi kegiatan yang dilakukan siswa pada Mapel Keterampilan. Tepatnya setiap Hari Selasa dan Kamis. Seluruh siswa diajarkan membatik menggunakan malam (lilin),” ujar Kepala SLBN Kota Depok, Cornelia Dewi, di ruang kerjanya, Senin (27/01/20).

Dikatakannya, kegiatan ini akan terus dilakukan hingga seluruh siswa mendapat kesempatan membatik di  sebuah kain berukuran 2 meter sampai selesai sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Saat ini, pembagian bahan membatik telah mencapai 60 persen.

“Untuk pembagian bahan sudah 60 persen sedangkan kegiatan pencantingan baru 30 persen. Target kami 120 anak bisa mendapatkan kain tersebut. Sekarang masih terus berjalan, sambil kami berikan edukasi bagaimana cara membatik yang baik dan benar,” terangnya.

Lia juga menyebut, pendidikan keterampilan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) perlu diperbanyak. Selain untuk melatih motorik anak, pendidikan keterampilan juga bisa menjadi bekal untuk masa depan.

“Berbagai keterampilan perlu ditanamkan kepada mereka, bahkan ragam pelatihannya diperbanyak. Karena ini bisa menjadi bekal  jika nanti sudah lulus sekolah. Mudah-mudahan kegiatan membatik ini bisa ditekuni para siswa,” pungkasnya. (JD 08/ED 01/EUD 02) 

 

 

YOUR REACTION?