Lurah Depok Jaya, Herman (kanan) mendistribusikan nasi box untuk warga terdampak Covid-19 di wilayah Depok Jaya, belum lama ini. (Foto: istimewa)

berita.depok.go.id-Lurah Depok Jaya, Herman mengusulkan kepada Puskesmas setempat, agar warga yang positif Covid-19 di wilayahnya, diisolasi di rumah sakit. Hal tersebut perlu dilakukan, menyusul ditetapkannya RW 04 sebagai wilayah Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) lanjutan atau tahap II.

“Sebelumnya wilayah Depok Jaya ada tiga RW yang ditetapkan PSKS, yaitu RW 01, RW 04 dan RW 13. Pada PSKS lanjutan ini, menyisakan satu RW yaitu RW 04. Kami sudah usulkan agar warga yang masih positif, diisolasi di Rumah Sakit,” ujarnya, Jumat (19/06/20).

Dikatakannya, isolasi di rumah sakit perlu dilakukan untuk meminimalisir penularan Covid-19 di wilayah tersebut. Selain itu, pasien positif yang dirawat oleh tenaga medis, diharapkan bisa cepat sembuh.

“Mereka yang positif saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, menurut kami jika mereka dirawat oleh tenaga kesehatan langsung, potensi sembuh pasti meningkat. Kami lihat juga selama ini tidak ada penolakan dari warga yang positif untuk dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Herman berharap, 13 RW lainnya yang berada di Kelurahan Depok Jaya dan tidak masuk dalam PSKS, bisa tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti, menggunakan masker jika keluar rumah dan menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“13 RW yang tidak masuk wilayah PSKS jangan terlena. Tetap jalani protokol kesehatan. Karena tidak ada yang menjamin setiap orang bisa bebas dari Covid-19,” pungkasnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?