Pelaksanaan program D'Sunting Menara di Kecamatan Cilodong. (Foto: JD 04/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Camat Cilodong, Supomo mengatakan, pihaknya bersama stakeholder  wilayah berkomitmen untuk menurunkan kasus stunting atau gagal tumbuh pada anak dengan menjalankan program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D’Sunting Menara). Saat ini masih terdapat 303 balita terindikasi stunting di wilayah tersebut.

"Melalui program D'Sunting Menara kami fokus untuk menangani kasus stunting sampai tuntas," katanya kepada berita.depok.go.id, Senin (11/04/22).

Supomo menyebutkan, balita-balita stunting itu tersebar di enam kelurahan. Dengan rincian, Kelurahan Kalibaru 62 anak, Cilodong 13 anak, Sukamaju 124 anak, Kalimulya 57 anak, dan Jatimulya 47 anak.

“Data ini berdasarkan hasil verifikasi masing-masing aparatur kelurahan pada bulan Maret lalu,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya menargetkan mampu menurunkan kasus stunting dalam kurun waktu tiga bulan ke depan sejak peluncuran D'Sunting Menara. Melalui peran serta semua pihak, khususnya Ojek Cantik Membawa Makanan Balita Stunting (Ocan Bananas) yang mengantarkan makanan bergizi seimbang pun akan didorong percepatannya.

"Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan 200 anak bebas stunting dan setiap bulan akan kami evaluasi penerapan program ini di Kecamatan Cilodong," tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?