Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama KOOD melakukan tradisi andilan setiap tahun jelang lebaran. (Foto : Istimewa) 

berita.depok.go.id - Kota Depok memiliki tradisi dan kebiasaan unik jelang perayaan Hari Raya Idulfitri atau lebaran. Itu merupakan kebiasaan leluhur Betawi-Depok, yaitu memotong hewan kebo dari hasil patungan atau andilan. 

Kebiasaan tersebut kini terus dilestarikan oleh Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), potong kebo andilan juga sangat didukung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Wali Kota Depok Mohammad Idris pun turut memeriahkan tradisi potong kebo andilan ini jelang lebaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri mengatakan, tradisi andilan merupakan bentuk perekat kebersamaan. Sekaligus untuk meringankan para peserta potong kebo andilan dalam memenuhi kebutuhan daging di Hari Raya Idulfitri.

"Upaya KOOD untuk mengeksiskan potong kebo andilan sangat baik, Pemkot Depok sangat apresiasi. Harapan kami masyarakat bisa mempertahankan budaya andil ini," kata Supian kepada berita.depok.go.id, usai mengikuti tradisi potong kebo andilan, Sabtu (30/04/22).

Dirinya menjelaskan, kali ini tradisi potong kebo andilan dilakukan di Kelurahan Cilodong. Pada tradisi ini, Wali Kota Depok Mohammad Idris juga turut menyembelih kebo andilan. 

Sementara itu, Ketua Umum KOOD Haji Ahmad Dahlan berharap agar kegiatan potong kebo andilan dapat digelar setiap tahunnya. Jika memungkinkan KOOD tingkat kecamatan juga melakukan hal serupa setiap bulan Ramadan. 

“Andilan atau ikut patungan beli kebo adalah kegiatan yang memiliki nilai histori dan edukasi yang sangat bagus untuk diketahui oleh generasi penerus orang-orang Depok,” ungkapnya. 

Dia menambahkan, selain lebaran Depok, tradisi andilan harus diupayakan untuk digelar setiap tahun. “Alhamdulillah sudah empat tahun berturut-turut andilan digelar. Semoga semakin dilestarikan," tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?