Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono saat memberikan sambutan dalam acara pelepasan kontingen Kota Depok pada STQH ke-17 tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 di aula Teratai, Balai Kota, Rabu (25/08/21). (Foto: Diskominfo) 

berita.depok.go.id- Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono resmi melepas kontingan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke-17 Kota Depok untuk mengikuti STQH tingkat Provinsi Jawa Barat di Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Kota Bandung. Kegiatan tersebut akan diadakan pada 25-30 Agustus 2021

Imam berpesan, kontingen Kota Depok harus mampu menjaga semangat juang, disiplin, tangguh, serta penuh dengan rasa kebersamaan. Selain itu, juga perlu memiliki sikap dan pola pikir yang aktif dan kreatif untuk menjadi yang terbaik demi mengharumkan nama Kota Depok.  

"Dalam acara pelepasan ini, saya berpesan kepada para peserta untuk senantiasa menjaga nama baik Kota Depok dan tetap menjaga semangat seluruh kafilah Kota Depok. Kalian pasti bisa menjadi yang terbaik," ujarnya, kepada berita.depok.go.id usai melepas kontingen STQH Kota Depok di aula Teratai, Balai Kota, Rabu (25/08/21).

Dirinya juga meminta kontingen Kota Depok untuk dapat menunjukkan sikap ramah dan sopan kepada kafilah daerah lain, serta menciptakan persaudaraan. Dengan begitu, dapat memberikan kesan yang baik kepada seluruh peserta STQH.  

"Saya ingin mengingatkan kembali bahwa keberhasilan yang akan kita capai tidak mungkin dapat diraih secara sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama. Kita harus berjuang bersama agar bisa sejajar dengan kabupaten atau kota lain yang lebih baik dalam prestasi STQH," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Depok, Sri Utomo mengatakan, pihaknya mengirim sebanyak 16 peserta untuk mengikuti STQH tingkat Provinsi Jawa Barat tahun ini. Mereka akan tampil di tiga cabang lomba yaitu tilawah, tahfiz, dan tafsir Al-Quran.

"Mohon doanya dari seluruh masyarakat Kota Depok, putra-putri kita sedang bertanding membawa nama baik Kota Depok dan siar Islam," ujarnya. (JD12/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?