Ketua KWT Khodijah RW 06 Kelurahan Ratujaya, Rodiah (tengah) saat memanen sayur dilahan RT 02 RW 06 Kelurahan Ratujaya Kecamatan Cipayung, belum.lama ini.

berita.depok.go.id-Musim kemarau panjang membuat sebagian lahan yang dimiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) Khodijah RW 06 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung mengalami kekeringan. Untuk mengatasi masalah tersebut, saat ini KWT Khodijah telah menjalin kerjasama dengan PDAM Tirta Asasta, guna memberikan suplai air bersih ke titik lahan yang kesulitan mendapatkan air.

"Ada beberapa titik lahan KWT yang kesulitan air, untuk menyiram tanaman, yaitu di RT 01 dan 04. Tentunya ini menjadi masalah karena mempengaruhi produksi maupun hasil yang berada di titik tersebut. Maka dari itu, kami jalin kerjasama dengan PDAM," ujar Ketua KWT Khodijah, Rodiah, Kamis (10/09/20).

Dikatakannya,  teknis pembayaran air PDAM, akan diambil 10 persen dari hasil penjualan sayuran maupun budidaya lele. 

"Pembayarannya nanti bagi hasil. Jadi, sekitar 10 persen akan diambil untuk bayar air. Itu tidak masalah, yang penting lahan kami tidak kekeringan atau kesulitan air lagi," ungkapnya.

Sebelumnya, kata Rodiah, PDAM sudah memasang pipa besar di lokasi sekitar. Kini, pipa penyambung di titik utama, siap disambungkan lagi ke rumah-rumah warga.

"Alhamdulillah, respon PDAM cepat, warga juga banyak yang mau menggunakan air bersih PDAM. Saat ini sudah ada 61 warga yang mendaftarkan diri untuk menggunakan air bersih tersebut. Mudah-mudahan kerjasama ini terus berlanjut," tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?