KPU Kota Depok menggelar seleksi tes tertulis untuk calon PPS menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), di Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UniversitasIndonesia (UI), Rabu (04/03/2020). (Foto : Istimewa)

 berita.depok.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mulai menggelar tes tertulis bagi 443 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Depok 2020. Tes yang digelar di Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI) ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

“Hari ini kami menggelar tes tertulis dengan dua sesi ujian untuk calon PPS yang akan bertugas pada Pilwalkot nanti,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna kepada  berita.depok.go.id, Rabu (04/03/20).

Nana menyebut, peserta tes tertulis merupakan pendaftar yang sudah dinyatakan lolos seleksi administrasi pada akhir Februari lalu. Dari tes ini, akan  tetapkan sebanyak 378 peserta untuk mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tes wawancara.

“Tes wawancara diadakan tanggal 11-13 Maret. Nantinya bakal dipilih tiga calon PPS untuk ditempatkan di setiap kelurahan,” terangnya.

Dia menambahkan, dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat hanya KPU Kota Depok yang menerapkan tes tulis dengan metode CAT dalam rekrutmen calon PPS. Hal tersebut dilakukan demi transparansi dan netralitas dalam seleksi PPS.

“Kami satu-satunya di Jawa Barat yang menerapkan tes tulis dengan sistem CAT, karena kami ingin mengedepankan keterbukaan dan transparansi bagi peserta,” tutup Nana. (JD 05/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?