Wali Kota Depok Mohammad Idris.

berita.depok.go.id-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok belum lama ini menyampaikan informasi terkait status Kota Depok. Untuk periode 17 sampai dengan 23 Agustus 2020, Kota Depok kembali pada Status Daerah dengan risiko sedang (zona oranye).

"Kondisi ini harus terus kita  perbaiki, karena perkembangan kasus masih terjadi secara fluktuatif dan hal ini  berlangsung  di hampir seluruh daerah di Indonesia,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris saat menyampaikan rilis informasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Namun demikian, Mohammad Idris mengajak seluruh stakeholder di Kota Depok untuk terus bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19. Tentunya agar kondisi ini terus membaik. 

“Beberapa langkah pencegahan dan penanganan Covid-19 yang dilakukan di antaranya melalui konsolidasi teknis bidang pencegahan, dengan melakukan sosialisasi, pengawasan dan penertiban protokol kesehatan secara masif serta optimalisasi Kampung Siaga Covid-19 berbasis RW,” terangnya.

Selain itu, sambungnya, dilakukan juga sosialisasi protokol kesehatan saat kembali ke rumah ketika pulang kerja, sosialisasi personal lockdown, penyemprotan disinfektan pada area-area publik, dan lain-lain.

Dia menambahkan, terdapat juga konsolidasi teknis bidang penanganan, dengan melakukan pelacakan (tracing) kasus dan tindaklanjut secara cepat, serta peningkatan swab test PCR.

“Kemudian, menerbitkan kembali Instruksi terkait langkah taktis pencegahan dan penanganan Covid-19 kepada Gugus Tugas, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, Satpol PP dan camat/lurah,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?