Koordinator Komunitas Bank Sampah Kecamatan Sukmajaya, Saptawati Meina (kedua dari kanan) bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (kedua dari kiri), Camat Sukmajaya Fery Birowo (kiri) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok Ety Suryahati (kanan) saat memamerkan produk hasil daur ulang Komunitas Bank Sampah Kecamatan Sukmajaya. (Foto: JD04/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Komunitas Bank Sampah Kecamatan Sukmajaya menghasilkan berbagai produk hasil daur ulang dari sampah. Produk yang dihasilkan yaitu sabun cuci piring, sabun pel lantai, pot tanaman hias, ecobag, eco enzym, dan aneka craft lainnya.

Koordinator Komunitas Bank Sampah Kecamatan Sukmajaya, Saptawati Meina mengatakan, dalam proses daur ulang tersebut pihaknya melibatkan relawan yang tergabung dalam bank sampah. Adapun relawan yang tergabung sebanyak 700 orang dari 70 bank sampah se-Kecamatan Sukmajaya. 

“Alhamdulillah kami punya 700 relawan yang seluruhnya diberdayakan untuk membuat daur ulang sampah yang dapat dijadikan barang tepat guna,” tuturnya kepada berita.depok.go.id, Senin (27/12/21).

Menurut Saptawati Meina, aneka produk sabun yang dihasilkan pihaknya merupakan daur ulang dari minyak jelantah. Minyak tersebut disaring dan dibersihkan untuk menjadi bahan dasar sabun. 

Selanjutnya, ujar dia, untuk pot tanaman hias, komunitas bank sampah ini menggunakan diapers yang sudah dibersihkan. Karena itu, aman untuk digunakan. 

Dirinya pun berharap, ke depannya komunitas bank sampah di Kecamatan Sukmajaya mendapatkan dukungan dari seluruh elemen baik pemerintah, akademisi, maupun masyarakat. Hal itu agar terus mendapatkan nilai tambah ekonomi bagi pengurus dan relawan.

“Semoga sinergi dan dukungan terus meningkat sehingga program kami dapat terus berjalan dan membantu meningkatkan perekonomian,” pungkasnya. (JD02/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?