Pemkot Depok meraih WTP ke-9 kalinya dari BPK Provinsi Jawa Barat melalui virtual, di ruang D'cor Lantai 5 Balai Kota Depok, Kamis (25/06/20).  (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id-Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Pemerintah Kota (Pemkot)  dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat (Jabar), bukan tanpa alasan. Komitmen penyusunan laporan keuangan yang baik, menjadi kunci keberhasilan meraih penghargaan tersebut.

"Komitmen penyusunan laporan keuangan dan aset terus kita jaga. Karena dua hal itu sangat terkait. Inilah yang menghantarkan kita meraih WTP ke-9 kalinya," ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana, Jumat (26/06/20).

Selain itu, lanjutnya, kekurangan laporan tahun lalu dan arahan dari BPK Provinsi Jabar, terus diperbaiki Pemkot Depok untuk penyusunan laporan keuangan berikutnya. Kerjasama antar Perangkat Daerah (PD) juga tetap dijaga, agar ketepatan dalam penyampaian laporan bisa dipertahankan.

"Mempertahankan itu lebih sulit karena pemeriksaan setiap tahun akan lebih mendalam. Hal yang tidak kita duga jadi sasaran pemeriksaan, Ini yang harus jadi perhatian untuk antisipasi dari semua sisi. Baik penataan urusan keuangan, SPJ-nya, aset, pengelolaan aset, penataan aset dan lain-lain," terangnya.

Untuk diketahui, Pemkot Depok meraih WTP ke-9 kalinya dari BPK Provinsi Jawa Barat melalui virtual, di ruang DéCOR, Lantai 5 Balai Kota Depok, Kemarin (25/06/20). Dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat, hanya Kota Depok dan Provinsi Jawa Barat yang meraih WTP sebanyak sembilan kali secara berturut-turut. (JD 08/ED 01/EUD02)

 

YOUR REACTION?