Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida (paling depan) (Foto: Diskominfo)

berita.depok.go.id-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida bergerak mengagas gerakan nasi kotak serentak di 11 kecamatan. Sebanyak 6.265 nasi kotak gratis didistribusikan untuk membantu masyarakat terdampak secara ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19. 

"Sebanyak 6.265 nasi kotak didistribusikan ke 11 kecamatan se-Depok. Saya menggagas pemberian nasi kotak ini dengan menyelaraskan program PKK Provinsi Jawa Barat yang juga bergerak mengagas pemberian nasi kotak di tengah pandemi Coronavirus atau Covid-19," jelas Bunda Elly, sapaannya, kepada  berita.depok.go.id, Selasa (21/04/20).

Lebih lanjut, ucapnya, nasi kotak tersebut disiapkan oleh TP PKK Kecamatan dan TP PKK Kota Depok sebagai salah satu peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April. Sekaligus juga memperingati hari jadi Kota Depok ke-21 setiap tanggal 27 April.

"Jadi 11 TP PKK Kecamatan yang menyiapkan nasi di antaranya Kecamatan Cimanggis ada 800 nasi kotak, Kecamatan Bojongsari ada 350 nasi kotak, Kecamatan Cilodong ada 365 nasi kotak, Kecamatan Tapos ada 600 nasi kotak, dan Kecamatan Beji ada 350 nasi kotak," terangnya.

Kemudian, sambung Bunda Elly, Kecamatan Cinere ada 400 nasi kotak, Kecamatan Limo ada 375 nasi kotak, Kecamatan Pancoran Mas ada 975 nasi kotak. Lalu, ujarnya, Kecamatan Sawangan ada 650 nasi kotak, Kecamatan Sukmajaya ada 900 nasi kotak, dan TP PKK Kota Depok sebanyak 100 nasi kotak.

“Untuk Kecamatan Cipayung juga mendistribusikan 400 nasi kotak ditambah 400 masker. Adapula yang menyampaikan bantuan susu, makan tambahan untuk beberapa Posyandu dari PKK Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Dirinya mengharapkan, dengan aksi sosial ini bisa menumbuhkan semangat kebersamaan, optimalisasi, dan berkesinambungan antara PKK Kota Depok dengan program Provinsi Jawa Barat. Yaitu dengan melaksanakan gerakan nasi kotak serentak di 11 kecamatan dengan targetnya masing-masing. Serta disebar dengan mengikuti protokol Covid-19 dan aturan yang telah ada.

“Kita ingin menginternalisasi semangat Kartini untuk semangat kebersamaan. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini, maka kita harus bahu-membahu dan bersatu untuk masyarakat,” tandasnya. (JD 06/ED02)

YOUR REACTION?