Pelantikan Bunda Forum Anak tingkat Kecamatan, di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka II, Kamis (16/09/21). (Foto: JD 04/Diskominfo).

berita.depok.go.id - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Elly Farida melantik delapan Ketua TP-PKK tingkat Kecamatan. Mereka berasal dari Kecamatan Pancoran Mas, Cimanggis, Cipayung, Limo, Sawangan, Sukmajaya, Beji, dan Tapos.

Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida mengatakan, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan camat di delapan wilayah tersebut, pekan lalu. Setelah dilantik, masing-masing Ketua TP-PKK didorong memiliki tanggungjawab dan ikut menyukseskan program pemerintah melalui 10 program kerjanya.

"Ketua TP-PKK bertangungjawab dalam pemberdayaan masyarakat di wilayah serta berjenjang ke kelurahan untuk membina, serta menggerakan potensi yang ada di masyarakat," katanya usai acara pelantikan di Lantai 10 Gedung, Dibaleka 2, Kamis (16/09/21).

Bunda Elly sapaan akrabnya, menyebutkan, saat ini Ketua TP-PKK Kecamatan Pancoran Mas dijabat Nunung Nurhayati, Ketua TP-PKK Kecamatan Cimanggis dijabat Yuli Puspita Anggaraini, Ketua TP-PKK Kecamatan Sawangan dijabat Nyai Nurasiah, Ketua TP-PKK Kecamatan Limo dijabat Esy Wahyuni Endang, dan Ketua TP-PKK Kecamatan Sukmajaya dijabat Sri Nurhayati.

"Ketua TP-PKK Kecamatan Beji dijabat Henny Dwi Yuniarti, Ketua TP-PKK Kecamatan Cipayung dijabat Yusminarti, dan Ketua TP-PKK Kecamatan Tapos dijabat Siti Mariyam," jelasnya.

Bunda Elly menuturkan, selain dilantik menjadi Ketua TP-PKK, kedelapan nama itu juga otomatis dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Bunda Literasi tingkat kecamatan. Sebab, tugasnya sangat berkaitan erat dengan tugas PKK.

Dia menjelaskan, Bunda PAUD bertugas mengembangkan potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk menghadapi kehidupan sehingga bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan serta perkembangan zaman. Sedangkan Bunda Forum Anak diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan kreativitas dan produktivitas bagi remaja di wilayahnya masing-masing menuju Depok Kota Layak Anak (KLA).

"Sementa Bunda Literasi bertanggungjawab dalam memasyarakatkan program gemar membaca, menulis dan pengembangan literasi di masyarakat. Hal ini untuk mewujudkan wilayahnya sebagai percontohan program satu rumah satu pendongeng," tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?