Ketua Pokja Bunda  PAUD Kota Depok, Etty Maryati Salim saat memberikan sambuatan pada acara Bimtek Guru PAUD yang diadakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Kamis (23/06/22). (Foto: Tangkapan layar).

berita.depok.go.id- Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Depok, Etty Maryati Salim mengingatkan, bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama, gotong royong serta komitmen bersama. Hal ini perlu dilakukan untuk mewujudkan Depok Zero Stunting.

"Jadi, saya sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Depok berharap terus adanya koordinasi, tidak hanya mengingatkan tapi terus berkoordinasi dengan teman-teman yang ada di lembaga PAUD," ujar Etty Maryati Salim, saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru PAUD di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Kamis (23/06/22).

Etty Maryati Salim mengatakan, stunting sudah menjadi persoalan yang bersifat nasional. Untuk itu, semua stakeholder harus terlibat aktif melakukan kerja sama, koordinasi dan sinergi untuk penanganan stunting.

"Di mana semua stakeholder terlibat untuk bekerja sama, koordinasi, bersinergi yang tidak putus, serta terus berupaya untuk mewujudkan anak-anak yang berkualitas khususnya di PAUD Holistik Integratif (HI)," ungkapnya.

Umi Etty, sapaan akrabnya, menjelaskan, dalam melakukan penanganan stunting, Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok telah banyak melakukan inovasi. Seperti Pokja 1 dengan inovasinya Gerakan Cepat Cegah Stunting bersama Tutor Keluarga (Gercep Canting Surga) dan Kunjungi Keluarga Rawan dengan Tanda Kasih (Kawan Kasih).

Kemudian, Pokja 2 dengan inovasinya Dongeng Orang Tua Agar Gemar Mengonsumsi Makanan Sehat Menghindari Stunting Anak Usia Dini (Dora Masa Kini). Pokja 3 Masyarakat Depok Suka Makanan B2SA Cegah Stunting (Mpok Sukma Bawa Canting), serta Pokja 4 dengan Ojek Cantik Membawa Makanan Balita Stunting (Ocan Bananas).

"Harapan yang terbaik adalah kita sebagai warga Depok terus berupaya mewujudkan generasi-generasi terbaik anak-anak Kota Depok, generasi Qurani, generasi cerdas, generasi yang berakhlak mulia, yang ada di PAUD HI," tandasnya. (JD 12/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?