Kepala  UPTD Puskesmas Limo,  Winarni Naweng Triwulandari menggunakan APD lengkap.  (Istimewa)

berita.depok.go.id-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo mengajak warga untuk memahami aturan tentang protokol isolasi mandiri di rumah. Aturan ini dapat membantu masyarakat jika harus melakukan isolasi mandiri saat terkena Covid-19 di rumah.

“Jika mengalami gejala Covid-19, sebelum mendapatkan tes, ketika menunggu hasil tes atau jika memiliki tes positif. Warga harus melakukan isolasi di rumah. Terkecuali ada gejala berat harus segera ke rumah sakit,” kata Kepala UPTD Puskesmas Limo,  Winarni Naweng Triwulandari kepada  berita.depok.go.id, Senin (16/11/20).  

Dikatakannya, dalam menjalankan isolasi mandiri ada beberapa aturan yang harus dilakukan. Antara lain tinggal di rumah dengan pengaturan ventilasi yang baik dan menggunakan kamar terpisah minimal satu meter dengan anggota keluarga lain. 

“Selanjutnya, meskipun di rumah, harus tetap menggunakan masker. Lalu sering melakukan pengecekan suhu badan dan observasi gejala klinis seperti batuk dan kesulitan bernafas. Kemudian, hindari pengunaan barang bersama seperti alat makan, peralatan mandi dan sprei,” terangnya.

Kendati begitu, sambungnya, ada hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat isolasi mandiri. Yaitu melakukan aktivitas bekerja, rumah ibadah atau area umum lainnya. Seseorang yang isolasi mandiri juga tidak boleh naik kendaraan umum. 

“Tidak boleh juga mengundang tamu ke rumah dan melakukan banyak aktivitas di rumah,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, dengan aturan tersebut diharapkan angka kesembuhan terus naik. Sebaliknya angka penularan akan semakin turun di Depok.

“Jika warga masih merasa kebingungan UPTD Puskesmas Limo secara khusus menyiapkan hotline pada kontak 081290522826 dan 0217754632 yang bisa dihubungi selama 24 jam,” tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?