Kepala Bidang IKP Diskominfo Kota Depok, Nasrudin, menerima kunjungan dari perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka Monitoring Layanan Panggilan Darurat 112 terkait Penanganan COVID-19 di Ruang Rapat Diskominfo Kota Depok, Selasa (23/06/2020). (Foto : JD 04/Diskominfo).

berita.depok.go.id-Penyediaan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 untuk penanganan kasus virus Corona atau Covid-19 yang diterapkan di Kota Depok diapreasiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI). Rencananya, layanan ini akan dijadikan sebagai percontohan untuk kabupaten/kota lain karena dinilai telah memenuhi standar.

"Setelah mendengar paparan dan melihat langsung simulasi 112 dalam menangani penelepon terkait Covid-19, kami sangat apresiasi. Karena sudah sesuai standar bahkan banyak inovasi diluncurkan. Ini bisa jadi pilot project atau percontohan bagi kota/kabupaten lainnya di Indonesia," ujar Kepala Seksi Evaluasi Infrastruktur Keperluan Khusus Kemkominfo, Trisna Daryanti saat melakukan kunjungan ke Diskominfo Kota Depok, baru-baru ini.


Trisna mengaku, sebelumnya Kota Depok merupakan salah satu dari 10 kota/kabupaten di Indonesia yang menjadi pilot project layanan 112. Dalam perjalanannya, layanan 112 Kota Depok bisa menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan terus berkembang hingga saat ini.

"Yang Depok lakukan sudah bagus. Tinggal bagaimana mempertahankan dan mengembangkan inovasi lainnya agar lebih maksimal," jelasnya.

Dirinya berharap, layanan 112 bisa memberikan pengaruh positif terhadap masyarakat yang membutuhkan informasi. Baik sekedar edukasi, maupun penanganan lebih lanjut ke Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Depok.

"Semoga layanan 112 Kota Depok bisa lebih berhasil dalam menjalani tugas dan fungsinya. Utamanya, saat menghadapi pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (JD 08/ED 01/EUD02) 

YOUR REACTION?