Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida saat peluncuran Program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting Menara) di Gedung Dibaleka II, Lantai 10, Senin (22/11/21). (Foto: JD 04/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting Menara) resmi diluncurkan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok. Kecamatan Bojongsari menjadi lokasi pertama pelaksanaan program tersebut.

Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida menuturkan, Kelurahan Pondok Petir merupakan wilayah yang ditunjuk sebagai lokus D'Sunting Menara. Selama satu tahun ke depan wilayah ini akan menjadi perhatian penuh PKK dan lintas sektor untuk menurunkan dan mencegah kasus stunting.

"Kami sudah menyiapkan ratusan kegiatan selama satu tahun kedepan yang akan dijalankan melalui lima program unggulan D'Sunting Menara," tuturnya kepada berita.depok.go.id, usai peluncuran D'Sunting Menara di Aula Serbaguna, Lantai 10 Dibaleka II, Senin (22/11/21).

Pertama, Peranan sekretariat melalui Dasa Wisma Satu Hati Bersama Tim Pendamping Keluarga atau Dawis Sahabat TPK. Kedua, Peranan Pokja I yakni Gerakan Cepat Cegah Stunting bersama Tutor Keluarga (Gercep Canting Surga) dan Kunjungi Keluarga Rawan dengan Tanda Kasih (Kawan Kasih).

Ketiga, Peranan Pokja II yakni Dongeng orang tua agar gemar makanan sehat menghindari stunting anak usia dini (Dora Masa Kini). Keempat, Peranan Pokja III yaitu Masyarakat Depok Suka Makanan B2SA Cegah Stunting (Mpok Sukma Bawa Canting). Terakhir, peranan Pokja IV Ojek Cantik Membawa Makanan Balita Stunting (Ocan Bananas).

"Kami ingin ke depan mengubah mindset dan perilaku masyarakat agar mereka bangkit dan melakukan kewajiban untuk meningkatkan status gizi anak-anak yang teridentifikasi stunting," ucapnya.

Bunda Elly, sapaannya menyebut, program D'Sunting Menara akan menyasar 13.651 kader Posyandu dari total 1.040 Posyandu di Kota Depok. Termasuk keluarga stunting seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi di dawah dua tahun, dan balita.

"Kegiatan ini akan berjalan satu tahun ke depan dan dievaluasi setiap tiga bulan sekali," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?