Pengurus Pokjanal Depok dan perwakilan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Depok menghadiri Workshop Pokjanal di Balai Kota, belum lama ini. (Diskominfo)

berita.depok.go.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mengevaluasi kegiatan yang dilakukan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Ke depannya, guna menjadikan Posyandu sebagai motor penggerak mewujudkan kesejahteraan keluarga, pihaknya mengusung konsep Posyandu Multifungsi.

"Di dalamnya, tidak hanya melakukan pelayanan pada aspek kesehatan. Namun juga melingkupi pendidikan, ekonomi, dan pembangunan masyarakat," kata Ketua Kelompok kerja operasional (Pokjanal) Posyandu kota Depok, Hardiono di Balai Kota Depok, belum lama ini.

Hardiono yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok ini menuturkan, dengan konsep Posyandu Multifungsi, kader posyandu memiliki tugas yang lebih banyak. Selain pendataan terkait sarana dan prasarana (sarpras), Posyandu juga akan dilatih terkait peningkatan kompetensi di bidang pemberdayaan ekonomi.

"Nanti akan bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok, melalui Pokja mereka," ujarnya.

Selain itu, sambung Hardiono, Perangkat Daerah (PD) terkait pun akan membantu kader Posyandu, dalam peningkatan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan. Termasuk, membantu dari penyediaan alat kesehatan, berupa timbangan, glukotes, dan tensimeter dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

"Di sini, kita saling bekerja sama dan bersinergi agar peranan Posyandu menyentuh beragam aspek. Tidak hanya kesehatan anak dan ibu, tetapi juga pendidikan dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat," tutupnya. (JD 07/ED02)

YOUR REACTION?