Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,  Siti Chaerijah Aurijah. (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id-Kota Depok sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. Kebijakan tersebut mengatur pembatasan aktivitas di tengah pandemi Coronavirus (Covid-19), salah satunya di area umum perpustakaan.

"Selain adanya aturan PSBB Proporsional itu, Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok Nomor 800/6248/BKPSDM tentang Sistem Kerja ASN dalam Tatanan Normal Baru, juga menjadi acuan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) belum membuka ruang baca diperpustakaan," tutur Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), Siti Chaerija Aurijah, kepada berita.depok.go.id, belum lama ini.

Dikatakan Siti, pihaknya kini masih mempersiapkan kelengkapan yang diperlukan terkait protokol kesehatan. Namun, jika ada masyarakat yang ingin mengembalikan buku yang dipinjam sebelum pandemi Covid-19, pihaknya akan melayani.

"Kami masih menunggu arahan dari Gugus Tugas PP Covid 19 Kota Depok untuk membuka perpustakaan. Kalau semuanya sudah siap, kemungkinan perpustakaan akan buka pada tanggal 15 Juni 2020 dengan sistem close access," tuturnya.

Dirinya menambahkan, dalam sistem close access, masyarakat yang ingin meminjam buku tidak diperkenankan mengambil buku langsung di rak koleksi, tetapi harus melalui petugas. Teknisnya, pemustaka terlebih dahulu memilih buku melalui Online Public Access Catalogue (OPAC) atau katalog online Perpustakaan Umum Kota Depok. 

Kemudian, sambungnya, setelah menemukan buku yang dicari, dapat melapor kepada petugas dan petugas akan mengambilkan buku tersebut.

"Buku yang dipinjam silahkan dibawa pulang, karena kami belum membuka ruang baca perspustakaan. Untuk memudahkan pelayanan kepada pemustaka, kami menyediakan layanan online melalui nomor whatsapp 0812 8811 9700," pungkasnya. (JD 09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?