Ketua TP-PKK Kota Depok, Bunda Elly Farida memberikan arahan kepada ASN dan Organisasi Mitra Perempuan di Pemerintah Kota Depok melalui Kajian Online, Jumat (11/03/22). (Foto: JD 05/Diskominfo).

berita.depok.go.id - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Elly Farida menggelar kajian online bertajuk Berjuta Kasih Ibu Sayangnya Seluas Samudera. Dalam kajian ini, dirinya mengajak para peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan, kader PKK, dan Darma Wanita Persatuan (DWP) untuk mengenang jasa-jasa serta peran ibu dalam pembentukan diri anak dan karakter seorang ibu dalam Al Qur'an.

Bunda Elly, sapaannya menjelaskan, ibu adalah poros dan sumber kehidupan. Seorang ibu sangat berpengaruh dalam pembentukan manusia yang baik.

"Kita tidak bisa berdiri sendiri tanpa sosok ibu yang telah memberikan banyak warna kehidupan, yang telah mengisi hari-hari dengan proses pembelajaran yang telah dilalui bersama," jelasnya dalam kajian online ASN dan Organisasi Mitra (Ormit) Pemerintah Kota Depok, Jumat (11/03/22).

Dikatakannya, kemuliaan seorang ibu tertuang dalam surat dan ayat-ayat di Al Qur'an. Yakni QS. Luqman ayat 14-15 dan QS. Maryam ayat 32.

Bunda Elly juga menerangkan, ibu memiliki dua peran penting dalam hidupnya. Yaitu Ibu sebagai Al Walidah yang melahirkan dan menyusui anaknya, ini tertuang dalam QS. Luqman ayat 14.

"Selanjutnya, ibu sebagai Al Umm yaitu menunjuk sosok yang memiliki sifat mulai, baik niat dan ucapan maupun perilakunya. Serta merupakan orang yang sangat membenarkan dan mempercayai Ayat-ayat Allah SWT seperti yang tertuang dalam QS. Al Maidah ayat 75," terangnya.

Terlahir dalam kajian ini, Bunda Elly turut mengajak para peserta untuk mengenal karakter ibu yang ideal seperti yang disebutkan dalam Al Qur'an. Di antaranya, Iffah atau menahan diri dari perkara yang diharamkan dan kegiatan duniawi.

Kemudian adalah taat, penyayang, ikhlas, sabar dan tawakal. Lalu, Wara' berarti menahan diri dari perkara yang diharamkan dan hal-hal yang mengarah ke sana.

"Terakhir concern pada pendidikan anak," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?