DPUPR Kota Depok menggelar kegiatan Forum Renja Perangkat Daerah Tahun 2022 secara tatap muka dan virtual di Aula Kantor DPUPR Kota Depok, Rabu (17/02/21).  (JD01)

berita.depok.go.id-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus melakukan pembenahan. Untuk memaksimalkan program kerja di tahun 2022, pihaknya memiliki tiga isu strategis yang ditetapkan melalui Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah.

“Ketiga isu tersebut yaitu masih seputar banjir, longsor dan yang baru adalah mengenai kemacetan di Kota Depok,” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Dadan Rustandi, usai kegiatan Forum Renja Tahun 2022 di Aula DPUPR Kota Depok, Rabu (17/02/21).

Dikatakannya, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir. Seperti alih fungsi lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH), kebiasaan warga yang membuang sampah sembarangan, pendangkalan sungai maupun situ, serta kapasitas saluran atau kali yang tidak bertambah.

“Untuk longsor juga demikian, faktornya antara lain pelanggaran Garis Sempadan Sungai (GSS), saluran pembuangan yang mengikis tebingan dan cuaca panas atau kemarau panjang dan tiba-tiba hujan. Ini tidak kita prediksi karena iklim sekarang mudah berubah,” terangnya.

Sedangkan kemacetan, kata Dadan, saat ini perlu mendapat perhatian karena populasi yang terus bertambah diiringi pertumbuhan kendaraan, namun kapasitas jalan tidak bertambah. Selain itu, panjang dan lebar jalan juga tidak bertambah.

“Kurangnya pembangunan trotoar juga menjadi faktor kemacetan. Untuk itu, kami akan fokus terhadap tiga isu tersebut. Mudah-mudahan apa yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?