Verifikasi lapangan sekolah berbudaya lingkungan (Adiwiyata) Tingkat Provinsi Tahun 2021 ke SDN Leuwinanggung 2, Rabu (06/10/21). (Foto: istimewa)

berita.depok.go.id- Sebanyak dua sekolah yang diajukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok dalam program Adiwiyata Tahun 2021, kini memasuki tahapan baru. Saat ini kedua sekolah tersebut mulai diverifikasi oleh tim penilai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

"Ya, kemarin kami kedatangan tim penilai dari Provinsi Jabar untuk melakukan verifikasi lapangan. Adapun, jumlah sekolah yang disambangi sebanyak dua sekolah," ujar Kepala Seksi Pengurangan Sampah dan Kemitraan Lingkungan, DLHK Kota Depok, Rollianjah Dalius, saat melakukan pendampingan Tim Penilai Provinsi, kemarin (06/10/21).

Dikatakannya, sebelumnya terdapat sembilan sekolah dari tingkat SD sampai SMP sederajat yang masuk dalam penilaian Sekolah Adiwiyata tahun ini. Namun yang siap maju ke tingkat provinsi hanya dua sekolah yaitu SDN Leuwinanggung 2 dan SMP Ar Ridha As Salaam.

"Hanya dua sekolah yang siap, dikarenakan terkendala pademi. Seleksi ini cukup ketat, karena tidak hanya komitmen saja yang dibutuhkan, tapi kesiapan juga," tuturnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Penaatan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Arif Budianto menyebutkan, terdapat beberapa komponen yang dinilai. Di antaranya, dokumen Satu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), Laporan Evaluasi Diri Sekolah (EDS), Evaluasi Mandiri Adiwiyata, dokumen Rencana Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

"Selain itu, penilaian lainnya yaitu dokumen Pelaksanaan Gerakan PBLHS, dan dokumen Evaluasi Pelaksanaan Gerakan PBLHS. Selanjutnya, kita tunggu hasil panilaian ini," jelasnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?