Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessy Annisa Handari menyerahkan paket BKB kepada Ketua RW 11, Kelurahan Leuwinanggung, Ahmad Rojali di Kantor Kelurahan Tapos, Selasa, (06/10/20). (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id-Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok mendistribusikan 13 Bina Keluarga Berencana (BKB) Kit untuk Kecamatan Tapos dan Cimanggis. BKB Kit merupakan seperangkat alat peraga edukatif dan media berisi materi tentang Periode 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessy Annisa Handari mengatakan, tujuh BKB Kit disitribusikan untuk Kampung KB yang ada di Kecamatan Tapos. Sedangkan, enam lainnya untuk Kampung KB di Kecamatan Cimanggis.

"Nantinya para kader BKB dapat menggunakan alat ini untuk memberikan penyuluhan kepada keluarga yang mempunyai balita. Dengan demikian, pola pengasuhan 1.000 HPK meningkat," kata Nessi usai penyerahan BKB Kit di Kelurahan Tapos, Selasa (06/10/20).

Dirinya menjelaskan, saat ini pengetahuan masyarakat tentang Periode 1.000 HPK masih rendah. Sehingga diperlukan sosialisasi yang massif untuk meningkatkannya

"Peran kader BKB sangat strategis dalam penurunan dan pencegahan stunting. Yaitu melalui promosi dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) pengasuhan 1.000 HPK yang ada pada BKB," jelasnya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tapos, Anwar Nasihin menambahkan, ada tujuh Kampung KB di Kecamatan Tapos. Di setiap kelurahan mendapat satu paket BKB Kit, untuk lokasi Kampung KB.

Adapun Kampung KB di Kelurahan Jatijajar yaitu RW 01, Kelurahan Sukamaju Baru yaitu RW 07, Kelurahan Cilangkap yaitu RW 11. Kemudian Kelurahan Cimpaeun yaitu RW 09, Kelurahan Tapos yaitu RW 04, Kelurahan Leuwinanggung yaitu RW 11 dan Kelurahan Sukatani yaitu RW 07.

"Semoga bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas Kampung KB, khususnya yang ada di Kecamatan Tapos," (JD 09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?