Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Disnaker Kota Depok, Epiyanti (ketiga dari kanan) saat melakukan monev peserta program transmigrasi Tahun 2017 di Dusun Kabera, Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah, belum lama ini. (Foto : Dok  Disnaker) 

berita.depok.go.id- Upaya pendampingan terus dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok kepada peserta program transmigrasi. Bahkan, beberapa waktu lalu, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Disnaker Kota Depok, Epiyanti, melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap peserta transmigrasi tahun 2017 di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Ya, belum lama ini kami melakukan monev terhadap peserta transmigrasi tahun 2017 asal Depok di Dusun Kabera, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Epiyanti, saat ditemui di Aula Sekarpeni, Rabu (04/03/20).

Dikatakannya, kegiatan monev dilakukan dua tahun sekali. Dalam kunjungan tersebut, pihaknya memantau perkembangan para peserta setelah program transmigrasi berjalan. Baik secara ekonomi, sosial, maupun kesejahteraan.

“Kita lihat situasi dan kondisi di lapangan. Bagaimana hasil panennya, kehidupannya. Lalu kita evaluasi dan beri solusi jika ada kendala,” terangnya.

Dia menyebutkan, adapun jumlah peserta transmigrasi sebanyak tiga Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari Kecamatan Cilodong. Saat ini, mata pencaharian ketiga keluarga tersebut bergantung pada tanaman merica dan coklat.

“Kami juga memastikan sertifikat dari lahan yang digarap, telah diterima peserta transmigrasi. Namun sampai tahun ketiga ini, sertifikat belum juga turun. Untuk itu, akan kita cari tahu penyebabnya. Yang jelas dalam perjanjian tertuang, lima tahun ini segala kepengurusan aset, harus tuntas,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?