Piloting Aplikasi Bank Sampah dan Dasawisma secaradaring melalui zoom meeting, pada Jumat (18/12/2020). (Diskominfo)

berita.depok.go.id-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok mengikuti sosialisasi Piloting Aplikasi Bank Sampah dan Dasawisma melalui zoom meeting, Jumat (18/12/20). Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini, dihadiri puluhan perwakilan kota/kabupaten se-Jawa Barat.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Aplikasi Informatika Diskominfo Kota Depok, Bagus Maulana Akbar, pihaknya menyambut baik sosialiasi aplikasi Bank Sampah dan Dasawisma tersebut. Menurutnya sosialisasi harus diadakan kembali agar semakin maksimal. 

“Kami berharap sosialisasi ini dilakukan tidak hanya satu kali. Juga harus melibatkan instansi yang mengelola masalah persampahan di masing-masing pemerintah daerah,” katanya kepada berita.depok.go.id, usai kegiatan.

Hal tersebut, lanjutnya, agar saat proses pengembangan aplikasi dapat menangkap semua permasalahan pengelolaan sampah di lingkup terkecil hingga perkotaan. Selain itu, aplikasi yang dikembangkan tentu harus mengusung semangat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

"Agar memiliki keterpaduan dan dapat saling terintegrasi," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Subdit Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Daerah (LAIPD), Hasyim Gautama menuturkan,  kegiatan ini merupakan pengembangan aplikasi oleh Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Kominfo. Maka itu dilakukan penindaklanjutan sebagai upaya menjaga keterpaduan pembangunan dan pengembangan aplikasi SPBE.

“Jadi kami akan melakukan uji coba aplikasi Bank Sampah dan aplikasi Dasawisma pada beberapa dinas seperti Diskominfo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,” jelasnya 

Dia menambahkan, dalam waktu dekat aplikasi ini akan diluncurkan. Pelatihan serta bimbingan akan dilakukan ke kabupaten/kota yang terlibat.

“Kami mendapat banyak masukan untuk aplikasi ini melalui zoom meeting. Harapan kami nantinya kabupaten/kota yang sudah tersosialisasi dapat menggunakan aplikasi tersebut,” tutupnya. (JD 03/ED 02/EUD02)

YOUR REACTION?