Kegiatan webinar kewaspadaan lonjakan kasus Covid-19 varian omicron. (Foto: JD01/ Diskominfo)

berita.depok.go.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menggelar webinar kewaspadaan lonjakan kasus Covid-19 varian omicron, Kamis (27/01/22). Kegiatan tersebut dilakukan secara virtual dengan melibatkan perangkat daerah, camat dan lurah, Direktur Rumah Sakit se-Kota Depok, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas, organisasi profesi, ketua lembaga mitra kesehatan, perwakilan sekolah, Posyandu, Ketua RW, serta Ketua Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ) Se-Kota Depok. 

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, webinar ini digelar sebagai upaya dalam mensosialisasikan dan meningkatkan kesadaradaran masyarakat terkait peningkatan kasus Covid-19 di Kota Depok. Terlebih dengan ditemukannya Covid-19 varian Omicron. 

“Kami berupaya memberikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder terkait untuk waspada lonjakan kasus Covid-19 yang saat ini terjadi di Kota Depok,” tuturnya saat memberikan sambutan saat webinar.

Menurut Mary, dalam webinar tersebut juga menghadirkan narasumber yang memberikan informasi terkait Covid-19 varian Omicron. Yaitu Tri Yunis Miko yang menjelaskan tentang Kewaspadaan Lonjakan Kasus Omicron di Indonesia Tahun 2022 dan Bony Wiem Lestari tentang Upaya Siap Siaga Mengahadapi Omicron sebagai varian baru Covid-19. 

Dalam hal ini, Mary menuturkan, upaya memberikan informasi melalui webinar tersebut didasari karena terjadi kenaikan di Kota Depok sebanyak 526 kasus selama tiga hari terhitung pada tanggal 24-26 Januari kemarin. Selain itu, diikuti dengan penambahan BOR ICU menjadi 6,82 persen dan BOR ruang isolasi 24,09 persen berdasarkan sumber RS Online pada tanggal 26 Januari 2022 pukul 11.00. 

“Terjadi kenaikan kasus sehingga perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat untuk lebih waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (JD02/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?