Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Depok, Sri Utomo. (Foto: Diskominfo)

berita.depok.go.id-Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mempercepat respon time terhadap penanganan kebakaran hingga 11 menit. Percepatan itu dilakukan dari target 15 menit sampai di lokasi, sehingga  meminimalisir adanya korban jiwa dan harta akibat kebakaran.

“Target dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) respon time Damkar 15 menit. Namun petugas kami sudah mencapai 11 menit bahkan 10 menit. Ini tentu sudah baik sekali,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Depok, Sri Utomo usai membuka Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Gedung Sasono Mulyo, Kalimulya, Cilodong, Kamis (20/02/20).

Dia mengingatkan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok untuk terus mengecek alat dan kendaraan yang digunakan bertugas. Sebab, imbuhnya, bencana bisa terjadi kapan saja, maka lebih baik mencegah dengan rutin memeriksa peralatan yang ada.

“Mohon alat-alatnya setiap saat dimonitor, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

Dia berharap, ke depan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok bisa melakukan pelayanan mulai dari sebelum, saat dan setelah kebakaran. Menurutnya, sosialisasi harus terus digencarkan untuk mencegah kebakaran dan kebencanaan.

Kemudian, sambungnya, jika saat terjadi kebakaran atau bencana, Dinas Damkar dan Penyelamatan diminta cepat berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah terjadi peristiwa. Sedangkan, setelah kebakaran dan bencana bisa berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok untuk evakuasi korban.

“Itu yang bisa dilakukan Dinas Damkar dan Penyelamatan yakni pra, saat, dan pasca. Semoga semua upaya ini bisa memberikan pelayanan yang semakin optimal,” tandasnya. (JD 06/ED02/EUD 02)

YOUR REACTION?