Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutahuruk.  (Istimewa)

berita.depok.go.id-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Kota Depok akan dilanda iklim La Nina, yaitu fenomena yang ditandai dengan meningkatnya akumulasi curah hujan. Untuk itu,  Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutahuruk mengatakan, sejauh ini langkah antisipasi yang dilakukan adalah memantau titik banjir, berkoordinasi dengan lintas sektor serta  tetap menjalankan sosialisasi kepada masyarakat.

“Langkah antisipasi tetap dilakukan, seperti menangani banjir maupun bencana pada umumnya. Semua sudah kami lakukan sejak awal musim hujan,” ucapnya, Selasa (20/10/20)

Dirinya menuturkan, terdapat empat hal yang akan terus dilakukan bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana), relawan, Satgas Banjir, dan komunitas lingkungan. Di antaranya melakukan pemantauan kejadian kebencanaan di 11 kecamatan dan 63 kelurahan di Kota Depok.

Lanjutnya, terutama bagi warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung dan beberapa titik banjir. Seperti perumahan Bumi Sawangan Indah, wilayah Kelurahan Pangkalan Jati dan Pondok Jaya yang dilintasi Kali Baru.

“Kami juga melaksanakan pengamatan dan pemantauan lintas sektoral melalui situs terkait.  Seperti situs BMKG,  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),   Badan Nasional Penanggulangan Bencana   (BNPB) dan  Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Jawa Barat,” tutupnya. (JD 10/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?