Warga Pancoran Mas, Bhakti Hariani menjadi salah satu pasien Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat di Guest House Pusat Study Jepang (PSJ) Universitas Indonesia (PSJ UI) Kota Depok. Tampak Bakti sedang melakukan aktivitas berjemur di tempat isolasi terpusat yang dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tersebut. (Foto: dok.pribadi)

berita.depok.go.id - Guest House Pusat Study Jepang (PSJ) Universitas Indonesia (PSJ UI) Kota Depok menjadi salah satu tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan bergejala ringan tanpa komorbit. Pasien yang teridentifikasi positif Covid-19 yang tidak memungkinkan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, dianjurkan untuk menjalani isolasi di sana.

Meski telah banyak pasien yang menjalani isolasi di sana, ada pula orang yang penasaran sebenarnya seperti apa fasilitas dan situasi di sana. Bhakti Hariani warga Kecamatan Pancoran Mas yang kini sedang menjalani isolasi di PSJ UI menceritakan kisahnya di sana.

"Saya beruntung bisa dapat tempat isoter milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di PSJ UI ini. Alhamdulillah dapat kamar dan di sini, fasilitas dan pelayanannya juga bagus," kata Bhakti kepada berita.depok.go.id, Rabu (16/02/22).

Dikatakan Bhakti, fasilitas di PSJ UI tergolong lengkap, satu kamar diisi dengan dua tempat tidur. Dia menceritakan, kamar yang dia tempati juga memiliki balkon yang menghadap ke danau UI.

"Fasilitasnya bagus, dapat makan minum tiga kali. Dapat snack dua kali. Tersedia minuman galon ada air hangat, air es dan air biasa. Setiap hari kondisi kami (pasien Covid-19) dicek oleh tenaga kesehatan (nakes) yang Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Saya dicek tensi, saturasi oksigen, dan suhu tubuh," tutur ibu dua anak ini.

Menurutnya, pelayanan dari semua nakes yang bertugas di PSJ UI juga ramah dan baik. Isoter ini juga menyediakan pencucian baju bagi pasien. Gratis tidak dipungut biaya. 

"Hal ini yang membuat saya bersyukur karena saat melewati masa-masa sulit dinyatakan positif Covid-19, Alhamdulillah semua prosesnya dimudahkan. Saya diberikan jalan untuk bisa isolasi di sini," terang Bhakti.

Selain itu, ujar dia, pihak PSJ UI juga menyusun jadwal senam bagi para pasien yang menjalani isolasi di sana. Senam kebugaran tersebut dilaksanakan seminggu dua kali.

"Ada senam seminggu dua kali. Selasa dan Kamis, enak jadi bisa olahraga," ucapnya.

Bhakti menambahkan, ia mulai dirawat di PSJ UI pada 14 Februari Desember 2022. Dan akan menjalani isolasi di PSJ UI hingga 24 Februari mendatang. 

"Bismillah semoga lekas membaik, segera negatif lagi. Dan bisa berkumpul lagi sama anak-anak, suami, ibu, bapak. Aamiin yaa rabbal alaamiin," tutup Bhakti. (ED02/EUD02)

Deretan kamar di PSJ UI Kota Depok yang menghadap danau. (Foto. dok.pribadi)

YOUR REACTION?