Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok saat memadamkan api yang membakar rumah di Kecamatan Beji. Kebakaran diakibatkan oleh korsleting listrik atau hubungan pendek arus listrik. (Istimewa).

berita.depok.go.id-Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok berbagi tips mencegah kebakaran yang disebabkan oleh arus pendek, atau korsleting. Pasalnya hingga Juni 2021, banyak kasus kebakaran di Kota Depok yang diakibatkan oleh korsleting listrik.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatab Kota Depok Gandara Budiana mengatakan, warga harus rutin melakukan pengecekan kabel yang telah berusia lebih dari lima tahun. Pengecekan bisa dilakukan mandiri atau meminta bantuan dari petugas terkait.

"Kemudian warga juga harus menggunakan peralatan elektronik sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan. Lalu menjauhkan barang yang mudah terbakar dan memperhatikan daya listrik yang digunakan," katanya kepada berita.depok.go.id, Jumat (06/08/21).

Dirinya juga menyarankan agar setiap warga menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah maupun tempat usahanya. Dengan rincian tabung berukuran 5 kilogram untuk skala rumah tangga dan tabung 6 kilogram untuk tempat usaha.

"Beberapa langkah ini harus dilakukan karena sebagian besar penyebab kebakaran di Depok hingga Juni di akibatkan oleh korsleting listrik. Yaitu dengan 23 kasus di pemukiman warga," tutupnya. (JD10/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?