Camat Limo, Sudadih saat memipin apel pagi di Kantor Kecamatan Limo. (Foto : Istimewa) 

berita.depok.go.id - Camat Limo, Sudadih mendorong warganya untuk menyiapkan mitigasi bencana menghadapi musim hujan yang disertai angin kencang di Kota Depok. Meski Kecamatan Limo bukan wilayah rawan bencana, namun berbagai mitigasi bencana harus dilakukan.

“Di Limo tidak rawan bencana, namun memang kadang banjir sesaat karena luapan sungai, rumah roboh karena angin atau tidak kuat menahan hujan.  Maka, warga harus bisa mandiri sebelum mendapat bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,” katanya kepada berita.depok.go.id, Rabu (15/06/22).

Selain itu, ujar dia, empat kelurahan di Kecamatan Limo yakni Limo, Meruyung, Grogol dan Krukut juga diminta siaga menghadapi musim penghujan. Para lurah sudah diinstruksikan untuk memetakan wilayah rawan bencana, baik banjir maupun longsor. 

"Belum lama ini Kelurahan Limo sudah memberikan pelatihan tanggap bencana kepada puluhan warga. Lalu di kelurahan lain juga akan kami jadikan kegiatan rutinan setiap tahun. Semua itu agar warga semakin paham, mandiri tentang penanganan bencana alam maupun non alam,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, koordinasi ketika bencana terjadi juga semakin ditingkatkan. Para ketua RT-RW juga terus berkoodinasi dengan aparatur kelurahan jika terlihat potensi bencana di wilayahnya.

“Selain waspada, saya ingatkan warga menjaga lingkungan juga, karena banjir maupun bencana lainnya itu bisa dicegah. Banjir juga bisa menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ini harus terus di gesa, baik kewaspadaanya, pencegahannya hingga penanganannya,”tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

 

YOUR REACTION?