Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita. (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok memberikan surat edaran kepada camat dan lurah perihal kewaspadaan dini peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya. Dalam surat tersebut, Dinkes mengajak untuk melakukan upaya kesiapsiagaan dalam mencegah dua penyakit tersebut.

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443/6971-P2P yang bersifat penting. Surat tersebut sudah disampaikan sejak Desember 2019.

“Sudah kami edarkan ke camat dan lurah untuk ditindaklanjuti dan ikut meningkatkan kesiapsiagaan terkait kasus DBD dan chikungunya,” tuturnya kepada berita.depok.go.id, belum lama ini.

Novarita menuturkan, dalam surat tersebut disampaikan bahwa camat dan lurah turut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Gerakan itu melalui kegiatan menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk (3M Plus). Serta dengan mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik.

Selain itu, sambung Novarita, camat dan lurah juga diminta untuk meningkatkan kegiatan pemantauan jentik berkala (PJB) bekerja sama dengan kader dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di wilayah. Kemudian, mengingatkan masyarakat untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan atau puskesmas jika ada anggota keluarga yang sakit. Untuk gejalanya demam dua hari, sakit kepala, muntah-muntah, dan keluar bintik merah pada kulit.

“Kami juga sampaikan agar mereka memberikan laporan kasus DBD dan chikungunya kepada puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal,” ujarnya.

Terakhir, Novarita berharap, sinergisitas bersama camat dan lurah dapat terus ditingkatkan. Dengan begitu, kasus DBD maupun chikungunya dapat diminimalisir dan dicegah bersama-sama. (JD02/ED02/EUD 02)

YOUR REACTION?