Webinar Haji Sehat, Haji Mabrur yang diselenggarakan oleh Satgas Covid-19, Dinas Kesehatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, dan RS HGA melalui zoom, Sabtu (04/06/22). (Foto: tangkapan layar)

berita.depok.go.id- Terdapat beberapa penyakit yang harus diwaspadai jemaah Calon Haji (Calhaj) selama berada di Tanah Suci. Perbedaan budaya, kebiasaan dan pertemuan orang dari berbagai dunia, menjadi salah satu faktor utama.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit (RS) Hasanah Graha Afiah (HGA) Yuni Anisa dalam paparannya menyebut, penyakit yang harus diwaspada yaitu meningitis. Penyakit ini merupakan infeksi selaput otak dan sumsum tulang belakang.

“Gejala awal dapat berupa mual, muntah, ruam di kulit, panas mendadak dan nyeri di kepala. Meningitis bisa ditularkan, karena orang dari berbagai dunia bertemu. Kemudian yang kedua adalah stres emosional karena beberapa faktor seperti, perbedaan budaya, hiruk pikuk manusia, aktivitas fisik, antrean panjang dan lain-lain,” ungkapnya, dalam kegiatan Webinar Haji Sehat, Haji Mambrur, Sabtu (04/06/22).

Kemudian, penyakit berikutnya adalah Covid-19. Serangan panas atau heat stroke juga menjadi salah satu momok. Yaitu gangguan kesehatan akibat paparan suhu yang tinggi. Gejalanya berupa demam tinggi, kesulitan bernapas, hingga penurunan kesadaran.

“Influenza, batuk dan pilek juga wajib dihindari, utamanya bagi mereka yang memiliki penyakit kronis seperti jantung, diabetes, sesak napas dan lain-lain. Pencegahannya, yaitu dengan vaksinasi meningitis, vaksinasi influenza dan vaksinasi pneumonia. Kemudian, cukup makan dan minum serta mampu kelola stres,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Mary Liziawati yang saat itu juga hadir, mengatakan, selain kegiatan manasik haji, Calhaj juga harus memperkaya ilmu dan pengetahuan dengan kegiatan seperti ini. Hal tersebut perlu dilakukan sebagai persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Harapannya, Calhaj siap untuk pergi ke Tanah Suci dan ibadah menjadi lebih optimal. Kembali ke tanah air lagi dengan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?