Bunda PAUD Kota Depok, Elly Farida meninjau pelaksanaan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di TK Prestasi Global, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (28/09/21). (Foto: JD 04/Diskominfo).

berita.depok.go.id – Bunda Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Kota Depok, Elly Farida turut meninjau pelaksanaan simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di TK Prestasi Global, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Dalam tinjauannya, dirinya menekankan tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Bunda Elly, sapaannya, mengatakan, menggelar PTMT di masa pandemi Covid-19 tidaklah mudah. Kunci utamanya adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk seluruh warga sekolah.

"Kontroling Satuan Tugas (Satgas) tingkat sekolah harus dijalankan. Mulai dari anak datang sampai keluar dari sekolah harus dilihat kedisiplinan prokes untuk semuanya," katanya kepada berita.depok.go.id, Selasa (28/09/21).

Bunda Elly menjelaskan, anak adalah aset masa depan bangsa yang harus dijaga sejak dini. Salah satunya dengan melindungi mereka dari bahaya Covid-19.

"Kami berharap sekolah lain bisa seperti TK Prestasi Global yang telah menerapkan prokes ketat untuk semua warga sekolah," jelasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Prestasi Global, Ahmad Faizal mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan mekanisme PTMT secara matang bersama stakeholder sekolah, termasuk orangtua siswa. Dikatakannya, di Kelompok Bermain (KB) dan TK terdapat kurang lebih 100 siswa.

Dia menambahkan, setiap harinya PTM dibatasi hanya diikuti lima siswa per kelas. Pihaknya juga menyediakan ruang isolasi bagi siswa yang mengalami suhu tubuh di atas normal.

"Ketika siswa datang ke sekolah langsung mencuci tangan, kemudian kakinya disemprot disinfektan, lalu cek suhu tubuh, dan masuk ke ruang kelas. Siswa belajar di kelas hanya dibatasi selama dua jam saja," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?