Pelaksanaan pelatihan desain grafis di Sekarpeni, tahun lalu. (istimewa)

berita.depok.go.id-Pelatihan yang kerap diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok menjadi salah satu program unggulan dinas. Untuk melakukan pemerataan bagi peserta pelatihan, pihaknya memiliki cara khusus.

“Masyarakat yang membutuhkan pelatihan itu kan jumlahnya banyak. Jadi, kita memiliki data  by name by address, baik yang sudah pernah mendapatkan pelatihan, maupun yang belum atau masih dalam antrian,” ujar  Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Bina Lembaga Pelatihan Kerja, Disnaker Kota Depok Tri Astuti, di ruang kerjanya, Selasa (20/10/20).

Dikatakannya, data yang dimiliki Disnaker berdasarkan kepemilikan Kartu Kuning (AK1). Data tersebut menjadi acuan untuk pemberian pelatihan sesuai yang diminati peserta. 

"Nantinya, peserta yang telah mendapatkan pelatihan, tidak boleh mengikuti kembali program tersebut, selama dua tahun,” terangnya.

Dengan sistem seperti ini, lanjutnya, diharapkan pelatihan yang diberikan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Serta, membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang ingin mengikuti program tersebut.

“Mudah-mudahan program yang kami buat, bisa menjangkau masyarakat dan bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?