Wisma Makara UI. (Diskominfo)

berita.depok.go.id-Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) sebagai tempat isolasi mandiri pasien positif Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) resmi beroperasi. Perkembangan terbaru hari ini, ada tujuh pasien yang akan menjalani perawatan di wisma yang merupakan fasilitas Pemerintah Kota Depok.

"Pasca registrasi, pasien akan menjalani pemeriksaan medis, setelah itu menjalani perawatan," kata Penanggung Jawab (Pj)  Pelayanan Medis pada Wisma Makara UI, Titin Hardiana, kepada berita.depok.go.id, Jumat (20/11/20).

Titin merinci, pasien pertama masuk jam 11.00 WIB, kedua pukul 14.00 WIB, dan ketiga pukul 16.15  WIB. Selanjutnya, pasien keempat dan ketujuh datang pukul 19.15 WIB. 

Mereka ini, imbuhnya, merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Kelurahan Rangkapan Jaya, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), serta Puskesmas Pasir Gunung Selatan (PGS).

Dikatakannya, sebelum ke ruangan pasien mendapatkan sejumlah edukasi. Termasuk vitamin, hand sanitizer, masker, dan sarung tangan steril (handcoon).

Titin menambahkan, masa perawatan atau isolasi di Wisma Makara UI selama 10 hari, dihitung mulai dari dilakukan pemeriksaan Swab PCR. Dirinya juga menegaskan, tempat isolasi ini hanya menerima OTG dan tidak memiliki penyakit penyerta.

"Selama pasien dirawat kami tidak memperbolehkan keluarga untuk membesuk. Pasien harus mandiri," tegasnya. 

 Lebih lanjut,  tutur Titin, apabila selama masa isolasi muncul gejala klinis, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Depok.  Seperti RSUI, RSUD, RS Hermina, atau RS Citra Medika. 

"Namun Jika tidak ada gejala klinis, pasien boleh pulang," pungkasnya.

Untuk diketahui, Wisma Makara UI ini memiliki empat dokter dan delapan perawat. Selain itu, kapasitas maksimal sebanyak 120 pasien. (JD 07/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?