Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono bersama Kepala Bappeda Kota Depok, Dadang Wihana dan seluruh stakeholder unsur Heptahelix pembangunan saat kegiatan Kongko Pembangunan Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, di Owi's Coffe and Eatry, Jatimulya, Rabu (22/12/21). (Foto: JD 05/Diskominfo).

berita.depok.go.id - Setelah sukses meluncurkan program Sinergitas Perencanaan Partisipatif Pembangunan atau SAPA SABA kemarin, hari ini Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Penelitian (Bappeda) Kota Depok mulai merealisasikan program tersebut dengan menggelar Kolaborasi Bareng Komunitas (Kongko) Pembangunan Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat. Dalam kegiatan ini menghadirkan tujuh aktor atau heptahelix pembangunan yaitu akademisi, bisnis, masyarakat, pemerintah, media, NGO, dan pengamat.

Kepala Bappeda Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, SAPA SABA merupakan rangkaian Kick Off Meeting Perencanaan Pembangunan 2023. Kegiatan ini dibalut dengan diskusi bersama heptahelix membahas lebih mendalam hasil Focus Group Discussion (FGD) Isu Strategis Tematik yang sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu.

"Kami buat dalam suasana nyaba (Saba) langsung ke lokasi yang familiar dan relax agar banyak usulan yang masuk untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan 2023. Nanti kita lakukan 4-5 Kongko dengan tema spesifik," katanya kepada berita.depok.go.id, saat ditemui di Owi's Coffee and Eatry, Jatimulya, Rabu (22/12/21).

Dadang Wihana menjelaskan, bahwa untuk melakukan pembangunan di Kota Depok perlu partisipasi dan kolaborasi bersama semua elemen. Dikatakannya, melalui Kongko Pembangunan, seluruh stakeholder dapat berdiskusi bersama tentang pembangunan daerah dengan penuh kekeluargaan.

"Nantinya sebelum dilaksanakan Musrenbang Kelurahan 2023 Januari mendatang kita sudah ada fokus dan arah pembangunan 2023 secara tematik," jelasnya.

Sebagai informasi, SAPA SABA telah diluncurkan Wali Kota Depok, Mohammad Idris kemarin. Kegiatan Kongko Pembangunan akan digelar berdasarkan isu tematik pembangunan dengan mengangkat tema lbh fokus dan spesifik (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?