Foto bersama pengurus dan nasabah Bank Sampah Tanjung 007 di RW 20 Kelurahan Sukatani.

berita.depok.go.id-Bank Sampah Tanjung di RW 20 Sukatani berhasil meraih Juara 2 Lomba Reuse, Reduce, Recycle (3R) yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), belum lama ini. Prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan Kelurahan Sukatani dalam memberikan pelatihan, pembinaan dan pendampingan kepada bank sampah tersebut.

"Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menciptakan Kota Zero Waste City, sosialisasi dan pembinaan program semacam ini harus lebih dimasifkan lagi," tutur Lurah Sukatani, Cahyanto, kepada  berita.depok.go.id, Kamis (30/7/20).

Dikatakannya, bank sampah tanjung memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya, program-program yang dimiliki cukup bagus dan sampah yang tampung bervariasi.

"Sampah yang dipilah tidak hanya yang non organik atau bernilai ekonomis, tetapi limbah rumah tangga yang organik juga diterima. Nantinya olahan limbah organik itu akan menjadi pupuk kompos," katanya.

Dirinya menjelaskan, dalam pengelolaan bank sampah terdapat sejumlah kendala. Salah satunya, pengepul yang tidak rutin mengambil sampah yang sudah dikumpulkan.

"Diharapkan ke depan satu bank sampah mempunyai dua atau tiga pengepul. Lalu, pengepulnya tidak harus dari bank sampah induk," ujarnya.

Di tempat berbeda, Ketua Bank Sampah Tanjung RW 20 Sukatani, Ilmah Fadilah menambahkan, berkat pendampingan yang diberikan, program 3R berjalan dengan baik, dari Mei 2018 hingga sekarang di Bank Sampah Tanjung. Selain itu, saat ini antusias warga untuk mengumpulkan sampah juga meningkat.

"Awalnya nasabah kami sekitar 20 nasabah. Kini, sudah mencapai 60 nasabah. Sebenarnya, masih ada yang mau bergabung, namun kami tunda karena ada pandemi Covid-19," tandasnya.(JD09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?