Foto: istimewa

Ketua TP PKK Kecamatan Sukmajaya, Yulia Oktavia memperlihatkan Alat Permainan Edukatif (APE) berupa kotak pintar.

berita.depok.go.id - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Sukmajaya membuat Alat Permainan Edukasi (APE) berupa kontak pintar. APE yang didominasi dengan warna merah muda ini dianggap mampu merangsang saraf motorik anak, khususnya balita.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) II TP PKK Kecamatan Sukmajaya, Dina Soraya menuturkan, ide membuat APE ini muncul saat masa pandemi Covid-19. Karena kegiatan belajar mengajar (KBM) anak-anak telah beralih ke rumah, sehingga dibutuhkan alat penunjang untuk para orang tua.

"Di saat anak-anak mengikuti KBM di rumah, orang tua dituntut untuk bereksplorasi. Tentunya membutuhkan alat atau wadah baru untuk belajar, khususnya ke balita," katanya kepada berita.depok.go.id, Rabu (16/09/20).

Dijelaskannya, APE ini juga telah diikutkan dalam seleksi lomba Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) antar PKK Kelurahan di Kecamatan Sukmajaya. Saat ini alat tersebut sedang dikembangkan oleh UP2K Kecamatan Sukmajaya, di bawah binaan Pokja II.

"Apalagi di masa pandemi mengharuskan anak-anak tidak boleh bermain keluar, APE ini dapat digunakan sebagai media untuk bermain sambil belajar," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua TP PKK Kecamatan Sukmajaya, Yulia Oktavia mengapresiasi kadernya yang telah meluncurkan inovasi tersebut. Dia menilai, alat ini mampu melatih syaraf motorik anak-anak usia dini.

Dirinya menjelaskan, APE ini  ramah lingkungan karena terbuat dari bahan daur ulang. Seperti kardus, tutup botol, potongan kain flanel, kertas, kain dan lain sebagainya.

"Harganya juga sangat ekonomis. Alat ini akan hadir di beberapa Posyandu sehingga balita yang datang bisa sambil belajar dan bermain," tutupnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?