Warga Kurahan Kemiri Muka praktek langsung memasak sambal pelatihan pengolahan sambal kemasan  di Hotel Bumi Wiyata selama tiga hari mulai dari 29 Juni hingga 1 Juli 2022.  (Foto : JD03/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Kegemaran masyarakat menyantap makanan dengan sambal dinilai dapat menjadi peluang usaha bagi warga Kelurahan Kemiri Muka. Mereka antusias mengikuti pelatihan pengolahan sambal kemasan di Hotel Bumi Wiyata selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2022.  Pelatihan olahan sambal  digelar oleh Kelurahan Kemiri Muka dan diikuti kurang lebih 25 peserta. 

Salah satu peserta pelatihan, warga Kelurahan Kemiri Muka,  RT 01 RW 03 Ella Puspita mengatakan, pelatihan olahan sambal bisa mendukung dirinya untuk mengembangkan usaha. Dia yang berjualan ayam goreng bisa mendapatkan variasi menu sambal. 

"Saya pribadi senang sekali dapat ilmu baru. Terlebih ini mendukung usaha. Saya sudah punya sambal sendiri, tapi dengan sambal yang baru ini jadi bisa di variasikan," katanya kepada berita.depok.go.id usai mengikuti pelatihan pengolahan sambal, Jumat (01/07/22).

Dikatakannya, pelatihan sambal kemasan ini juga dapat menjadi peluang usaha baru bagi peserta. Karena bahan yang mudah didapat, ilmu yang diberikan dimulai dari dasar, pengemasan hingga tahap siap dipasarkan. 

"Peserta lainnya kan ibu rumah tangga, olahan sambal ini bisa banget untuk dijual kembali. Karena pelatihan itu kita dikasih tahu perhitungan modal dan labanya," tuturnya.

"Rasanya juga enak gurih dan terjangkau harganya, meski cabainya sedang naik," ungkapnya. 

Dikatakannya, mewakili para peserta, ia sangat senang Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memfasilitasi warga untuk terus berdaya dari sisi ekonomi. Khususnya untuk Kelurahan Kemiri Muka yang bisa mendengarakan usulan warga untuk mengadakan berbagai pelatihan peningkatan ekonomi. 

"Semoga pelatihan terkait izin usaha dan sertifikasi halal juga bisa diadakan untuk menunjang usaha kami. Serta agar kami benar-benar berkembang," ungkapnya. 

Di tempat yang sama, peserta dari unsur pemuda, warga RT 01 RW 14, Bayu Putra menuturkan, pelatihan produk olahan sambal sangat bermanfaat bagi dirinya. Membuat sambal olahan juga bisa dilakukan oleh anak muda. 

"Petihannya lengkap, mulai dari teori sampai praktik, jadi anak muda juga punya panduannya," ujarnya.

"Bisa menjadi peluang usaha di kalangan anak muda. Ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada teman lainnya, misalnya di karang taruna," tutupnya.(JD03/ED02/EUD02) 

.

YOUR REACTION?