Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori (Foto: Diskominfo)

berita.depok.go.id-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok mengantisipasi penyebaran virus corona dengan memberikan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga kesehatan (nakes). APD tersebut berupa masker khusus N95 untuk melindungi nakes saat bertugas.

Direktur RSUD Depok, Devi Maryori mengatakan, masker khusus N95 ini hanya diberikan pada ruangan yang memeriksa pasien, seperti Unit Gawat Darurat (UGD), dan Poli Paru. Terlebih, bagi nakes yang menerima pasien sudah dalam kondisi akut.

“Kalau dari hasil wawancara ke pasien dan keluarganya, mengarah ke gejala virus corona, kami akan tanya apakah ada riwayat berkunjung ke China atau bandara internasional,” ujar Devi kepada berita.depok.go.id di ruang kerjanya, Senin (27/01/2020).

Lebih lanjut, ucap Devi, selanjutnya bila pihaknya menemukan pasien terduga suspect virus corona, akan melaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, serta Badan Litbang Kementerian Kesehatan. Menurutnya, jika membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Penanganan pasien virus corona ini membutuhkan ruang isolasi khusus, maka akan kami rujuk ke Sulianti Saroso,” tuturnya.

Dikatakannya, meski hingga kini belum ditemukan pasien gejala virus corona, namun pihaknya tetap waspada. Selain itu, RSUD Depok tidak akan lengah dan terus berkoordinasi dengan Dinkes Kota Depok.

“Sejauh ini belum ada yang terlapor. Tetapi kami perlu waspada, namanya pandemi, tetap RSUD Depok tidak boleh lengah,” tandasnya. (JD 06/ED 02)

YOUR REACTION?