Saat proses pendataan pelanggar Operasi Gerakan Depok Bermasker di Simpang Pengasinan, Selasa (25/08/20).

berita.depok.go.id-Sebanyak 45 pengguna Jalan Muchtar Sawangan terjaring Operasi Gabungan Gerakan Depok Bermasker yang berlangsung di dua titik, yaitu Simpang Pengasinan dan Simpang Tugu Batu Sawangan. Pengguna jalan tersebut tertangkap personel gabungan karena tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Camat Sawangan, Herry Restu Gumelar mengatakan, dari 45, sebanyak 26 orang terjaring di Simpang Pengasinan dan 19 lainnya terjaring di Tugu Batu Sawangan. Dalam pelaksanaan, operasi masker ini melibatkan sejumlah pihak baik dari pemerintah ataupun masyarakat.

“Operasi Gabungan Gerakan Depok Bermasker kali ini Kecamatan Sawangan berkolaborasi dengan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Polri serta tokoh agama dan tokoh masyarakat,” tutur Herry Restu Gumelar kepada berita.depok.go.id, usai Operasi Gabungan Gerakan Depok Bermasker, di Simpang Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Selasa (25/08/20)

Dikatakan Herry, pihaknya juga melakukan pemantauan ke tempat usaha di sekitar Operasi Gerakan Depok Bermasker. Hal itu guna memastikan kesadaran masyarakat yang sedang bekerja atau beraktivitas di lokasi tersebut.

“Selain melakukan razia masker bagi pengguna jalan, kami juga melakukan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan masker,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Satpol PP, Lienda Ratna Nurdianny berpesan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat agar selalu memberikan contoh yang baik dengan menjalankan protokol kesehatan. Kemudian, diharapkan dapat membatu pemerintah dalam memberikan informasi yang benar dan tepat kepada masyarakat tentang Covid-19.

“Semoga dengan upaya-upaya yang sudah kami lakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (JD 09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?