Wali Kota Depok, Mohammad Idris didampingi Direktur RSUD Depok, Devi Maryori mengecek langsung kondisi pasien korban kecelakaan tunggal di Ruang IGD RSUD Depok, Minggu, (19/01/20). Foto : (Diskominfo)

berita.depok.go.id-Sebanyak 37 korban luka akibat kecelakaan tunggal di Kabupaten Subang, Jawa Barat sudah dirawat di sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Depok. Yaitu di RS Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, RS Universitas Indonesia (RSUI), RS Sentra Medika, RS Hermina, dan RS Mitra Keluarga.  

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, secara umum pasien akan diobservasi oleh pihak RS. Namun, melihat dari kondisi mereka, imbuhnya, semuanya harus diopname.

"Kondisi yang dirasakan korban bermacam-macam. Ada yang masih vertigo akibat rasa nyeri, ada juga yang harus diberikan penyangga leher. Selain itu,  ada yang sedang berada di ICU dan ada yang sedang di-rontgen," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris di RSUD kota Depok, Minggu (19/01/2020).

Dikatakannya, RSUD Depok menangani sebanyak 13 pasien luka ringan,  sementara 21 pasien dengan luka berat dirawat di RSUI. Sisanya, di RS Hermina, RS sentra Medika,  dan RS Mitra Keluarga, masing-masing merawat satu pasien dengan luka berat.

Mohammad Idris menegaskan, pasien akan dirawat sampai sembuh dan biaya pengobatannya gratis.  Adapun korban kecelakaan baik yang meninggal atau terluka, diberikan santunan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok,  dan PT Jasa Raharja (Persero).

"Adapun untuk korban selain warga Depok,  seperti supirnya yang warga Cileungsi Kabupaten Bogor, sudah kita komunikasikan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait," katanya.  

Sementara itu, di lokasi yang sama,  Direktur RSUD Depok, Devi Maryori menuturkan, sudah menyiapkan kamar atau ruangan sebanyak 15 tempat tidur di lantai enam. Pihaknya juga siap, jika hasil penilaian (assesment) menyatakan pasien perlu dirujuk.

"Baik hasil assesment dirawat atau dirujuk,  kita siap.  Korban akan kami rawat sampai sembuh,"terangnya. ( JD 09/ ED 01/EUD 02).

YOUR REACTION?